Macet 'Berdarah-darah' Jelang Rest Area GT Cikarang Utama dan Fenomena 5 Km

Penampakan horor macet di Km 66 (Foto: istimewa)
Macet 'Berdarah-darah' Jelang Rest Area GT Cikarang Utama dan Fenomena 5 Km - Gerbang Tol Cikarang Utama yang berlokasi di Km 29 bakal digratiskan jika antreannya mencapai 5 Km. Namun pemudik menyebut hal itu tak akan terjadi karena kendaraan stuck di Km 66 dan Km 42.

Seorang pemudik dari Jawa Tengah, Winarno (46) mengatakan, dirinya pada Sabtu (9/7) sekitar pukul 21.00 WIB melintas di Tol Jakarta-Cikampek. Kemacetan panjang menurutnya mengular dari Km 66, sedangkan selepasnya lalu lintas cukup lancar.

"Macet panjang itu hingga Km 66. Setelahnya lalu lintas cukup lancar hingga Km 50 karena ada pemberlakuan contraflow," ujar Winarno, Minggu (10/7/2016).

"Selepas Km 50 jalannya macet lagi hingga selepas Km 42. Itu karena di situ ada rest area di Km 42, banyak kendaraan yang keluar masuk, padat, sehingga arusnya tersendat. Lancar lagi setelahnya hingga ke gerbang Tol Cikarang Utama.

Semalam polisi memang memberlakukan contraflow dari mulai Km 65 hingga ke Km 50 sekitar pukul 18.30 WIB akibat derasnya arus kendaraan dari Jawa Tengah dan Jawa Barat yang menumpuk di Km 66. Titik ini macet parah karena jadi lokasi pertemuan dua arus.

Winarno pun merasa heran dan galau. Dia mempertanyakan kenapa contraflow hanya diberlakukan dari mulai Km 65 sampai Km 50. Padahal logika dia, diberlakukan saja contraflow hingga Km 41 agar seluruh rest area yang jadi sumber macet terlewati.

"Semua pihak sudah bilang bahwa puncak arus balik itu Minggu. Tapi kenapa itu contraflow sudah malam baru diberlakukan. Harusnya dari sore dong seenggaknya. Lalu kenapa hanya sampai Km 50 enggak (sampai) ke Km 41. Apa mengakali supaya gerbang tolnya (GT Cikarang Utama-red) enggak digratiskan?" ucapnya.

Diketahui di Tol Jakarta Cikampek yang mengarah ke GT Cikarang Utama ada 3 rest area, masing-masing di Km 62, Km 52 dan Km 42. Contraflow yang diberlakukan semalam di Km 65 hingga Km 50 melewati dua rest area, sehingga efektif menghalau macet panjang akibat penumpukan kendaraan yang selalu terjadi di rest area.

Hal yang sama juga diungkapkan Bambang (33) yang juga melintas di Gerbang Tol Jakarta-Cikampek pada Sabtu (9/7) malam.

"Gerbang Tol Cikarang utama lancar, antreannya enggak ada sampe 5 kilo. Tapi lihat jalur sebelumnya, itu macet berdarah-darah. Terutama sebelum Km 66. Lalu di rest area setelahnya itu macet cet cet," ucapnya saat ditelepon.

"Coba itu polisi, Jasa Marga, harusnya kalau bikin contraflow ya dari Km 65 sampai Km 41 lah setelah rest area di Km 42. Biar lancar. Jadi pemudik enggak harus ampun-ampunan kena macet, terjebak. Itu kalau contraflow dari Km 65 sampai Km 41 lalu masuk GT Cikarang Utama, pasti lancar. Itu baru bisa antreannya di sana lima kilometer, baru digratiskan sekalian biar lancar. Itu kalau memang serius mau menggratiskan," bebernya panjang lebar.

Pemudik lainnya Indra (27) mengatakan, dirinya bahkan tak melewati Gerbang Tol Cikarang Utama karena keburu dialihkan polisi melewati Km 66 melewati arteri Pantura.

Sabtu (9/7) sekitar pukul 23.00, polisi memang mengalihkan arus di Km 68 dan 67 karena penumpukan di Km 66. Pengalihan itu dilakukan untuk memecah kepadatan. (pojok21.com)

0 Response to "Macet 'Berdarah-darah' Jelang Rest Area GT Cikarang Utama dan Fenomena 5 Km"

Posting Komentar